Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Diabetes Melitus

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Diabetes Melitus - Kejadian itu begitu cepat. Dada Toto Hendarto bergemuruh, lalu tiba-tiba ia sesak napas, dan terjatuh di lantai kamar tidur. Saya mau mati, batin Toto. Dengan tenaga tersisa, pria 47 tahun itu merangkak ke tepi jalan raya berjarak 20 meter dari rumahnya.

Siang itu ia sendirian, anggota keluarga lain bekerja dan sekolah. Ia meminta tolong dengan isyarat melambai-lambaikan tangan. Tetangga segera melarikan Toto ke rumahsakit.

 Di ruang gawat darurat dokter memeriksa kesehatan Toto. Hasilnya sungguh mengejutkan: kadar gula darah 770 mg/dl. Kadar gula normal pria dewasa 110-160 mg/dl. 'Karena kadar gula darah sangat tinggi, dokter yang memeriksa mengatakan bahwa saya seharusnya sudah tidak bernapas lagi,' kata Toto.

Kelahiran 6 Januari 1962 itu menjalani opname selama 8 hari. Di rumahsakit ia menjalani diet karbohidrat, protein, dan gula. Ketika tiba kembali di rumah, ia patuh mengkonsumsi obat yang diresepkan dokter. Sayang kadar gula darah tak juga turun meski setahun ia rutin menelan obat antidiabetes mellitus. Suatu pagi usai salat Idul Fitri, ia berjumpa teman yang menyarankan untuk mengkonsumsi virgin coconut oil (VCO).

Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta itu ragu. 'Masak saya diberi minyak. Jangan-jangan malah kolesterol yang naik,' ujar Toto. Namun, setelah teman masa SMP meyakinkan, Toto akhirnya mencoba VCO. Ia mengkonsumsi 1 sendok makan VCO 2 kali sehari. Setelah menghabiskan 5 botol-masing-masing 80 ml-ia merasakan lebih bugar dan tak mudah mengantuk seperti sebelum konsumsi VCO.

Ketika ia memeriksakan diri ke dokter. Ternyata kadar gula darah mendekati ambang normal: 180 mg/dl. Pengecekan terakhir 2 bulan lalu, kadar gula darahnya normal.

Riset ilmiah

Turunnya kadar gula darah Toto bukan kebetulan belaka. Berbagai riset ilmiah membuktikan keampuhan VCO mengendalikan kadar gula darah. Prof Dr Bambang Setyaji, ahli VCO dari Universitas Gadjah Mada, mengatakan minyak perawan itu mengandung asam lemak jenuh rantai sedang (medium chain fatty acid atau MCFA) tinggi, terutama asam laurat 43-53%. Menurut dr M Masjhoer MS Med SpFK, ahli farmakologi klinis di Universitas Diponegoro, MCFA mampu merangsang dan meningkatkan kemampuan sel ß pankreas dalam memproduksi insulin.

Itu sejalan dengan penelitian Shinta Febriana Yustisiari, dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah. Ia menguji 25 tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I adalah kontrol negatif, diberi 2 ml akuades. Yustisiari memberi VCO berdosis 0,57 ml, 1,13 ml, dan 2,27 ml per 100 g bobot tubuh masing-masing untuk kelompok II, III, dan IV. Sedangkan kelompok terakhir diberi glibenklamid-obat antidiabetes.

Dalam riset itu terbukti bahwa pemberian VCO menurunkan kadar glukosa darah seperti halnya glibenklamid. Menurut Dr dr Indwiani Astuti, peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, sifat antioksidan VCO juga melindungi pankreas. Sehingga kinerja pankreas memproduksi insulin tetap prima. Pasokan insulin lancar, glukosa darah pun terkontrol. Sumber: Trubus 2009


www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim


Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: cara mengobati penyakit diabetes, cara mengobati penyakit diabetes melitus, cara mengobati penyakit diabetes secara alami, cara mengobati penyakit diabetes secara tradisional, cara mengobati penyakit diabetes kering, cara pengobatan penyakit diabetes melitus, cara mengobati penyakit diabetes dengan cara alami, cara mengobati penyakit diabetes insipidus, bagaimana cara mengobati penyakit diabetes, bagaimana cara menyembuhkan penyakit diabetes, bagaimana cara mengatasi penyakit diabetes

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Prostat

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Prostat - Tahukah Anda tentang penyakit prostat..? Mungki sudah banyak yang tau ya, tapi mungkin banyak juga yang belum. Namun kami yakin anda sudah pernah mendengar apa itu penyakit Prostat. Karena memang penyakit jenis ini banyak di derita oleh banyak orang. Berikut uraian cerita orang yang pernah terserang penyakit protat.

Berkemih memang menjadi aktivitas sangat melelahkan bagi seorang Hendarto. Urine menetes secara perlahan dengan disertai nyeri tak terkira. Seperti air yang keluar dari keran tersumbat. Seorang pengusaha di daerah Pamulang, Tangerang itu menyangka itu hanya  anyang-anyangan. Tapi, setelah tiga bulan kemudian tak juga sembuh, ia kemudian memeriksakan diri kerumah sakit. Dokter mendiagnosis ia menderita hiperplasia prostat.

Ahli medis memberikan solusi untuk operasi. Sayangnya Hendarto menolak karena khawatir akan berdampak buruk berupa disfungsi ereksi. Bapak 7 anak itu menyandarkan harapan kesembuhan pada resep dokter. Tapi kesembuhan sukar dicapai walaupun obat habis dikonsumsi. Saat itulah lelaki 60 tahun itu berpindah kepada virgin coconut oil (VCO) alias minyak kelapa murni.

Rajin mengkonsumsi 1 sendok makan minyak VCO 3 kali dalam sehari selama kurang lebih 2 bulan untuk mengobati prostat. Bukan hanya Hendarto satu-satunya orang pengidap prostat yang berhasil sembuh setelah rutin mengkonsumsi VCO. Di daerah Denpasar, Bali, ada juga Mad Gani yang bernasib sama. Pensiunan PT Angkasa Pura itu hampir saja menjalani operasi untuk menanggulangi prostat. Untung saat itu kerabatnya di Malang, Jawa Timur, menyarankan untuk minum VCO.

Hasil uji klinis yang dilakukan oleh Prof Dr dr Susilo Wibowo, SpAnd membuktikan bahwa minyak yang kaya akan asam laurat itu terbukti secara ilmiah mampu mengatasi penyakit yang diderita kaum lelaki. Dokter spesialis Andrologi itu melakukan uji klinis terhadap 50 pasien prostat. Penentuan sampel pasien ditentukan secara random atas dasar kesediaan pasien untuk mengkonsumsi VCO.

Lebih cepat

Jumlah pasien dalam uji tersebut lebih dari cukup. Menurut pendapat dr Probosuseno SpPD dari Rumah Sakit dr Sardjito, Yogyakarta, untuk mengetahui efek dari sebuah obat mesti dicobakan pada minimal 30 pasien. Mereka para pasien prostat yang menjadi responden harus mengkonsumsi minyak VCO secara terus menerus selama terapi, dengan dosis yang benar yaitu 3 kali sendok makan per hari, dan rutin memeriksakan diri setiap dua minggu.

Pasien tidak dikelompokkan berdasarkan tingkat keparahan penyakit. Karena rata-rata pasien yang memeriksakan diri menderita penyakit prostat kronis dan mengalami gejala mirip, sudah menikah dan belum memiliki anak serta mengalami ejakulasi dini. Rektor Universitas Diponegoro itu tetap memberikan obat-obatan yang biasa dikonsumsi oleh penderita prostat seperti Doxiciclin, TMP-SMZ, Quinolon, dan Kanamicyn. Minyak VCO dikonsumsi 2 jam pascakonsumsi obat medis.

Pengecekan pasien yang berusia di atas 30 tahun itu pada setiap 2 minggu. Mereka datang dari Semarang, Tegal, dan Brebes semua di Provinsi Jawa Tengah. Uji klinis dilakukan sejak Agustus-Oktober 2005. Lalu bagaimana dengan hasilnya? Dengan penambahan minyak VCO tingkat kesembuhan mencapai 97%, jika tanpa VCO, 70%. Dulu pada kurun waktu 1985-1995 persentase kesembuhan 87-90%. Penurunan persentase itu karena sekarang banyak beredar obat palsu. Seluruh obat prostat produksi mancanegara.

Prof Dr dr Susilo menuturkan, Infeksi prostat sembuh lebih cepat jika dibanding rata-rata jangka waktu pengobatan yang hanya dengan menggunakan obat modern (tanpa penambahan VCO). Biasanya pengobatan prostat membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan. Rata-rata pasien yang mengkonsumsi VCO sembuh dalam waktu 2,5 bulan. Memang ada juga pasien yang sembuh dalam waktu sebulan. Dari 50 pasien, hanya satu orang yang tidak sembuh. Kemungkinan 1 orang yang tidak sembuh akibat autoimun sehingga kondisi prostat meradang terusmenerus, ujar guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu.

Membengkak

Sosok kelenjar prostat sangat kecil, seukuran buah kemiri atau kelereng. Letak organ genital pria yang lembut itu melingkar di leher kandung kemih dan pangkal penis. Prostat membalut saluran kencing atau uretra bagian bawah menyatu dengan saluran sperma yang mengalir dari kedua buah zakar. Saat prostat itu membengkak, mengakibatkan uretra tertekan. Oleh karena itu urine sulit keluar dan menumpuk di kantong kemih. Bagai pipa tersumbat sehinga air sulit mengalir.

Dokter H Ahmad Bi Utomo SpBU, direktur Rumahsakit Umum Islam Kustati Solo, menuturkan jika aliran urine kurang dari 10 cc per detik disebut prostat. Idealnya, minimal 15 cc per detik. Ketika prostat membesar, aliran menyempit sehingga keluarnya urine terhambat. Mengapa prostat membesar? Dokter spesialis bedah Urologi alumnus Universitas Airlangga itu mengatakan faktor genetik alias turunan hanya menyumbangkan peluang 20%.

Menurut dr Agus Setiawan SpU dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta prostat membengkak karena Hormon testosteron berubah menjadi dihidrotestosteron (DHT) dengan bantuan enzim 5 a reduktase. DHT itulah yang diduga memicu pertumbuhan sel-sel prostat secara tak terkendali. Dokter spesialis Urologi itu mengungkapkan, ketidakseimbangan antara estrogen-testosteron diduga ikut memicu hiperplasia prostat. Kadar testosteron menurun seiring bertambahnya usia kaum pria, estrogen, relatif tetap.

Susilo mengatakan, prostat juga bisa disebabkan karena bakteri, virus, dan masuknya air kemih ke dalam organ itu. Bakteri dan virus menyebabkan infeksi sehingga prostat menjadi bernanah, ujar dokter berusia 52 tahun itu. Faktor lain adalah ketidakseimbangan antara jumlah sel prostat baru dan yang apoptosis alias mati. Nah, berkurangnya jumlah sel yang mengalami apoptosis sehingga jumlah massa prostat meningkat alias membengkak hingga 2 kali lipat.

Membengkaknya prostat itulah yang disebut hiperplasia. Menurut dr H Ahmad Bi Utomo SpBU dalam dunia kedokteran dikenal 2 hiperplasia: yaitu jinak disebut benigna prostat hipertropi alias tumor prostat dan ganas disebut karsinoma prostat atau kanker prostat. Karsinoma prostat itu yang berpotensi metastesis atau menyebar ke bagian tubuh lain, termasuk mengeroposkan tulang. Sayang, pasien enggan untuk berobat sehingga kasus prostat di tanah air terus meningkat.

Bagaimana duduk perkara minyak VCO mampu menyembuhkan prostat? Menurut Susilo, peran VCO meningkatkan ketahanan tubuh melawan infeksi. Jadi, tidak langsung menyembuhkan infeksi prostat. VCO dikonsumsi kemudian dicerna oleh sistem pencernaan. Sedangkan dalam tubuh sendiri tidak ada penghubung antara saluran pencernaan dengan prostat, ujar alumnus Sydney University itu.

Rata-rata pasien yang mengkonsumsi VCO sembuh prostat dalam waktu 2,5 bulan. Memang ada pula pasien yang sembuh dalam waktu sebulan.


Plasebo
Dalam uji klinis itu Susilo tidak menyertakan kelompok kontrol alias pasien yang tak diberi VCO. Data kesembuhan pasien tanpa VCO yang hanya 70% diperoleh dari penanganan pasien prauji klinis. Setiap bulan Susilo menangani 75-100 pasien infeksi prostat. Dalam riset ilmiah itu dokter yang meriset penuaan dini pada kaum pria juga tak menyertakan plasebo.

Dalam riset obat-obatan, plasebo juga digunakan sebagai pembanding untuk menguji efek suatu obat. Plasebo biasanya berbentuk pil, kaplet, atau sirup. Walaupun secara kasat mata plasebo sangat mirip dengan obat, tetapi isinya hanyalah tepung atau gula. Tetapi dalam kasus uji klinis VCO, plasebo tidak bisa diberikan karena berbentuk minyak. Sebab, pasien bisa membedakan antara plasebo dan VCO yang sesungguhnya. Oleh karena itu, uji yang ditempuh Susilo disebut uji terbuka atau open label test.

Menurut penuturan dr Zainal Gani, herbalis di daerah Malang, Jawa Timur, langkah yang ditempuh Susilo baru langkah uji klinis. Ia memberi contoh, ketika ia bertugas di RS Bersalin di Malang pada 1998-1999, 14.000 pasien beragam penyakit ditanganinya secara herbal. Ada pasien rematik 6 tahun yang sembuh setelah saya beri sambiloto, krokot, dan salam, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu.

Namun demikian Zainal Gani menghargai langkah Susilo. Apresiasi yang baik untuk dr Susilo. Karena, ada dokter yang menggunakan herbal khawatir kehabisan pasien. Setelah sembuh dengan VCO nanti pasien tak kembali lagi, katanya. Padahal, yang dialami Zainal Gani justru sebaliknya. Pasien saya malah menjadi bertambah, kata dokter yang juga meresepkan VCO kepada para pasiennya.

Ahmad Bi Utomo mengatakan kesembuhan yang dicapai oleh responden dalam riset itu lebih cenderung karena sugesti. Kalau open label test malah kesembuhan orang cenderung sugesti, kata dokter alumnus Universitas Padjadjaran itu. Terlepas dari prokontra kesembuhan lebih cepat amat menguntungkan pasien.

Bila harus menjalani operasi misalnya, pasien mesti membayar jutaan rupiah. Meski berperan menyembuhkan infeksi prostat, menurut Susilo VCO tetap tidak dapat disebut obat karena berdampingan dengan obat modern lainnya. VCO hanya sebagai makanan tambahan atau suplemen. Zainal Gani berpendapat sebaliknya. VCO itu obat karena bisa membunuh virus dan bakteri. Hebatnya VCO, pada virus mematikan dan pada tubuh manusia sebagai nutrisi. Itu kan luar biasa.

Apa pun istilahnya tak masalah. Yang penting minyak perawan atau VCO itu sudah membuktikan diri mengatasi prostat. Penyakit itu momok bagi kaum pria seiring dengan bertambahnya usia. Pada usia 50 tahun, risiko terserang prostat mencapai 50%, 60 tahun, 60%. Sang perawan tak hanya ampuh mengatasi prostat. Namun, klaim atas penyakit lain perlu dibuktikan melalui serangkain riset. Sumber: Trubus  2006


www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim

Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: Obat Penyakit Prostat, Obat Penyakit Protat Yang Alami Dan Paling Ampuh, Cara Mengobati Penyakit Prostat, Cara Mengobati Penyakit Prostat Secara Alami Dan Manjur, Manfaat VCO Untuk Mengobati Penyakit Prostat, Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Prostat.

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Asma

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Asma - Akhirnya Tuhan pun memberikan kesembuhan pada Agnes Reni Widayanti. Telah banyak upaya yang dilakukan untuk mengatasi penyakit asma yang dideritanya. Berbagai upaya untuk mengobati penyakit asma yang diidapnya bertahun-tahun terhenti sudah dengan dia melakukan terapi VCO. Diapun semakin mantab untuk mengkonsumsi Minyak VCO untuk mencegah penyakit asma yang pernah dideritanya kambuh lagi.

Agustus 2005. Itulah kali terakhir Agnes Reni Widayanti dibopong ke rumahsakit karena serangan asma. Biasanya sekali sebulan, gadis kelahiran Malang, 27 Mei 1987, itu pasti diinhalasi untuk melegakan napas yang sesak. Berkat konsumsi 3 sendok makan per hari virgin coconut oil sejak akhir September, Agnes terbebas dari asma.

Hari-hari pada Agustus 2005 itu semula saat yang menyenangkan buat Agnes. Anak ke-3 dari 4 bersaudara itu tengah menikmati masa liburan panjang sebelum memulai aktivitas sebagai mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malang Kucecwara.

Rupanya keasyikan menikmati liburan membuat Agnes lupa menjaga kondisi. Pada suatu petang, putri dari pasangan Yacobus Sutrisno dan Andri Yulianti itu pulang dengan kondisi lelah.

Agnes kontan batuk-batuk berat sembari mengeluarkan dahak. Dada terasa berat dan napas sesak. Batuk-batuk dan sesak napas tak kunjung hilang meski Agnes menyemprotkan obat pereda melalui sebuah tabung kecil. Orangtua tercinta pun segera membawa Agnes dokter.

langganan keluarga untuk diinhalasi. Setelah obat pelega pernapasan disalurkan dari nebulator melalui selang menuju alat seperti masker oksigen, Agnes pun pulih kembali.

Hiperreaktif mengobati penyakit asma, mecegah penyakit paru-paru
Berobat ke dokter untuk mengatasi penyakit paru-paru sudah jadi rutinitas Agnes. “Setiap bulan pasti asma Agnes kambuh,” tutur mahasiswi tingkat satu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malang Kucecwara itu. Dia memang sangat merasa kesulitan untuk mencegah penyakit paru-paru itu kambuh. Terutama ketika Agnes terlalu capai beraktivitas. Perubahan cuaca dari panas menjadi dingin pun memicu batuk-batuk dan sesak napas gadis berambut panjang itu. Penyakit “umum” seperti flu jadi ancaman serius buat Agnes. Begitu flu menyerang asma pun kambuh. Makanya bila ada teman atau kerabat yang sedang terserang flu Agnes langsung menghindar untuk mencegah penyakit asma itu kambuh.

Agnes dilarang keras berolah raga berat. Berlari lari sebentar saja sudah membuat napas Agnes tersengal-senggal mengeluarkan bunyi ngik… ngik… Untuk menjaga kesegaran tubuh, paling ia melakukan senam ringan. Tertawa terbahak-bahak pun mesti dihindari. Agnes harus berpantang makanan, seperti rambutan, cokelat, dan es krim. Memang sungguh terasa berat dan sulit untuk mencegah penyakit paru agar tidak gampang kambuh.

Pantas tubelator—botol kecil berisi obat asma yang bisa segera dihirup untuk mencegah penyakit asma kambuh dan sesak napas—menjadi teman akrab. Ke mana pun gadis ini pergi, botol semprotan itu selalu menyertai. Bila ada serangan asma mendadak, obat dalam tubelator jadi penyelamat pertama. Beberapa kali Agnes mesti masuk Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Saiful Anwar, Malang. Itu lantaran asma kambuh di tengah malam saat dokter praktek sulit ditemukan.

Menurut dr Nastiti N Rahajoe, dokter spesialis anak sekaligus konsultan paru-paru anak, asma merupakan penyakit saluran pernapasan karena saluran itu bersifat hiperreaktif. Bila ada rangsangan, saluran menjadi menyempit sehingga penderita sulit bernapas dan mengalami batuk-batuk. “Rangsangan bisa berasal dari udara, misal debu, asap rokok, bulu binatang, atau infeksi virus,” papar alumnus Universitas Indonesia itu.

Faktor pencetus lain ialah makanan seperti cokelat, tomat, makanan mengandung mono sodium glutamat, MSG—misal snack, dan kacang tanah. Pun makanan mengandung pewarna dan pengawet. Olahraga berat seperti lari sprint dan pergantian musim secara mendadak juga ikut berperan memicu asma. Prevalensi asma pada anak-anak di Indonesia meningkat setiap tahun.

Nol Kecil
Penyakit yang bisa dialami semua golongan umur itu diderita Agnes sejak belia. Sejak masih duduk di bangku TK nol kecil, Agnes kecil kerap bolos karena asma. Sebuah kartu berobat ketika ia berumur 12 tahun penuh terisi kasus-kasus asma kambuh.

Toh dalam keluarga, perkara Agnes menderita asma bukan hal aneh. Kakak lelaki Agnes pun menderita penyakit serupa. Pun kakek dari pihak sang ibu. Menurut Nastiti, asma memang penyakit keturunan. Penyakit genetis itu biasanya berangsur hilang seiring bertambahnya umur si anak. Kakak lelaki Agnes bebas asma dengan sendirinya.

Yacobus Sutrisno dan Andri Yulianti bukan tak mengupayakan kesembuhan Agnes. Sejak dini Agnes diajari untuk berenang. Olahraga air itu dipercaya bisa mencegah penyakit asma dan mengatasi penyakit paru-paru.

“Memang iya sih, sewaktu rajin berenang asma Agnes jarang kambuh,” ujar gadis yang saat ini lebih banyak menghabiskan waktu di kampus itu. Namun, begitu Agnes malas berenang, asma gampang menyerang.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Jalan kesembuhan terbuka saat Agnes mulai rutin mengkonsumsi virgin coconut oil sejak akhir September 2005. Setiap hari 3 sendok makan minyak dara diteguk: pagi, siang, dan sore. Semula konsumsi VCO itu dicekoki ayah dan ibu sekadar untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Maklum gadis yang hobi menyanyi itu sakit-sakitan. Namun, ia justru lebih termotivasi meneguk VCO lantaran ingin menurunkan bobot badan. Dengan tinggi 155 cm dan bobot 49 kg, Agnes merasa terlalu gemuk. Dari informasi yang dibaca di sebuah media massa, minyak kelapa murni bisa menurunkan bobot badan.

Tidak Langsung mengatasi penyakit paru-paru
Hanya dalam hitungan bulan, Agnes mulai merasakan Manfaat VCO. Tubuh jadi terasa lebih fit. Tak hanya itu, sesak napas dan batuk-batuk berat karena asma tak pernah lagi dialami. “Paling batuk-batuk sedikit,” tuturnya. Bila setiap bulan Agnes menghabiskan 2 tabung obat, sebotol pun belum habis sejak September silam.

Saat Agnes mengikuti orientasi studi di kampusnya pada November, asma pun tidak datang menyerang. Padahal ia sibuk luar biasa. Setiap pagi Agnes keluar rumah sejak pukul 5 pagi dan baru kembali pukul 11 malam. Di kampus kegiatan fi sik seperti barisberbaris dan latihan mental dari para senior dijalani dengan mulus. Sang ibunda sudah khawatir putri bungsunya jatuh sakit. Ternyata Agnes segar-bugar.  Nastiti belum pernah mendengar kasus pengobatan asma dengan VCO. “Asma bukan penyakit akibat bakteri atau virus, kalau memang VCO bersifat sebagai antivirus dan bakteri,” ujar dosen di Fakultas Kedokteran UI itu. Untuk penderita asma, dokter biasanya menyarankan penderita untuk menghindari pencetus asma. Itu dikombinasikan dengan pemberian obat dengan kandungan bronkodilator serta anti inflamasi . Yang disebut terakhir berperan mengurangi hipereaktivitas saluran pernapasan. Anti inflamasi dipakai sebagai pelega dan pengontrol asma. Menurut dr Zaenal Gani, dokter senior di Malang, VCO mengatasi asma secara tidak langsung. “Setiap 1 g VCO mengandung 7 kalori. Kalori itu kan tenaga. Di dalam tubuh VCO diubah dengan cepat menjadi energi. Ini membuat kondisi fisik seseorang menjadi lebih berenergi,” papar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu. Tubuh jadi lebih hangat sehingga lebih tahan menghadapi pencetus asma, seperti udara dingin.

Menurut kelahiran 10 November 1946 itu, VCO pun mempercepat pemulihan dari kondisi sesak menjadi lega pada penderita asma. Dalam sebuah situs di dunia maya, seorang perempuan asal Melbourne, Australia, bersaksi berkat mengkonsumsi minyak dara, asma tak lagi jadi derita. Pantaslah bila kini Agnes masuk rumah sakit karena asma kambuh tinggal cerita. Olahraga berat memang belum boleh dilakukan. Paling hanya lari-lari kecil setiap pekan.  Namun yang pasti, “Sekarang Agnes tidak berpantang lagi. Mau makan rambutan sekresek pun ngga apa apa,” kata Agnes ceria sambil menutup percakapan.
Sumber: Trubus 2006.

www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim

Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: obat penyakit asma, obat asma tradisional, obat asma alami, obat asma herbal, obat asma anak, obat asma paling ampuh, obat asma untuk anak, obat asma untuk ibu hamil, obat asma akut, obat asma ampuh, obat asma yang ampuh, obat asma pada anak, obat asma ibu hamil, obat asma yang aman untuk ibu hamil, obat obat asma, obat asma anak tradisional, obat asma mujarab 

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Maag

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Maag - Sampai pertengahan 2005, perut perih, kembung, mual, tubuh demam, dan muntah-muntah masih langganan Indrawati. Sakit maag menahun yang diderita sejak masih gadis jadi penyebabnya. Berkat rutin mengkonsumsi minyak kelapa murni 2 kali sehari, gangguan lambung itu sirna.

Gara-gara kerap meninggalkan sarapan, nestapa itu berawal. Kala itu 25 tahun silam, Indrawati muda masih sibuk kuliah sambil bekerja di sebuah perusahaan asing. Pantas jika aktivitas perempuan kelahiran Yogyakarta 9 Agustus 1955 itu padat luar biasa. Pagi buta ia sudah berpacu dengan waktu agar tidak terlambat tiba di kantor. Sore hingga malam hari dihabiskan di kampus Akademi Sekretaris dan Manajemen Indonesia di Jakarta Timur.

Hidup sendiri di tempat kos membuat Indrawati tak sempat menyiapkan sarapan. Nyaris setiap pagi dilewatkan tanpa secuil makanan pun diperut. Tak butuh waktu lama sampai akhirnya kebiasaan itu membuat anak ke-7 dari 9 bersaudara itu merasakan dampaknya. Indrawati mulai sering merasa perih, mual, dan kembung di perut. Malah beberapa kali perempuan berdarah Aceh dan Sunda itu muntah. “Tapi cuma cairan saja, karena memang perut tidak ada isinya,” tutur Indrawati.

Perempuan berkacamata itu pun jadi mudah jatuh sakit. Sedikit saja terkena hujan, demam mendera. Kalau sudah begitu, tidur pulas jadi mahal. Malam dilalui dengan mata terpicing sambil menahan nyeri di perut. Jangankan beraktivitas, mengangkat tubuh dari tempat tidur pun sulit. Hasil pemeriksaan dokter, Indrawati positif menderita maag.

Gara-gara gangguan lambung itu pula, perempuan yang menikah dengan Bachtiar pada 1980 itu kerap meninggalkan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Beberapa hari puasa terpaksa ditinggalkan karena Indrawati tidak kuat menahan nyeri dan mual di perut. Ironisnya, penyakit maag membuat ibu 2 anak itu kehilangan selera makan.

Prof Dr Walujo Soerjodibroto MSc, PhD, SpG, pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menuturkan gangguan pada lambung dapat berupa gastritis dan tukak lambung. Disebut gastritis bila belum terjadi luka pada dinding bagian dalam lambung. Sedangkan bila terdapat luka disebut tukak lambung atau koreng lambung.

penyebab. Lambung secara terpola memproduksi asam lambung untuk mencerna makanan agar bisa diserap tubuh. “Pada saat kita lapar, otak otomatis mengeluarkan perintah pada lambung untuk mensekresi asam lambung,” kata Walujo.

Ketika ternyata tidak ada makanan yang masuk ke lambung, asam lambung menjadi tidak terpakai. Bila jadwal makan yang tidak teratur itu terjadi terusmenerus, lambung menjadi sulit beradaptasi dalam memproduksi asam lambung. Akibatnya terjadi kelebihan asam lambung yang menyebabkan erosi pada dinding lambung. Rasa perih dan mual pun muncul. Lama-kelamaan terjadi pelukaan.

Teori lain menyebutkan, gangguan lambung terjadi akibat adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Itu hasil penelitian J Robin Warren - pakar patologi kebangsaan Australia - dan rekanny a , Barry Marshall . Riset yang membuahkan penghargaan Nobel dalam bidang fi siologi atau kedokteran pada 2005 itu mengungkap H. pylori paling nyaman hidup di lapisan mukus perut dengan kandungan asam tinggi. Kondisi itu ada pada lambung.

Menurut Dr H Arijanto Jonosewojo, Sp.PD, ahli penyakit dalam dari poliklinik obat tradisional RSUD Dr Soetomo, Surabaya, di dalam lambung bakteri bisa menjadi penyebab luka. “Tapi bisa juga luka itu sudah terjadi, lalu bakteri ikut-ikutan menginfeksi,” kata Arijanto. Intisari edisi April 1999 menuliskan, 80% kasus penderita gastritis kronis memiliki bakteri H. pylori dalam lambungnya.

Sementara R Broto Sudibyo, herbalis di Yogyakarta menyebutkan, faktor stres turut memicu penyakit maag. “Pikiran tegang menyebabkan antibodi tubuh tidak bekerja optimal,” tutur Broto. Akibatnya bila ada bibit penyakit masuk, tidak ada perlawanan dari tubuh. Itu terjadi saat H. pylori menginfeksi lambung.

Minyak VCO Mengobati Penyakit Maag

Tak ingin lama-lama menderita, Indrawati mencoba berbagai cara agar sembuh. Saran seorang teman untuk mengkonsumsi bawang putih dan kunyit muda segar dituruti. Satu siung Allium sativum dan satu jari telunjuk Curcumadomestica dimakan berbarengan dengan sepiring nasi. Hasilnya, rasa sakit untuk sementara hilang. Namun, bila perempuan enerjik itu tidak mengontrol pola makan, rasa sakit kembali mendera.

Jalan kesembuhan terkuak saat Indrawati mudik ke Yogyakarta pada Juni 2005. Dalam sebuah acara keluarga, ia bertemu seorang keponakan yang bekerja di laboratorium di lingkungan Universitas Gajah Mada. Laboratorium itu memproduksi virgin coconut oil (VCO). Dari sanalah Indrawati mendapat informasi minyak dara bisa mengobati maag.

Maka mulailah ia mengkonsumsi VCO. Minyak kelapa murni diminum 2 kali sehari masing-masing 2 sendok makan. Sebelum menguyup minyak dara, Indrawati menelan makanan meski sedikit. Hasilnya, perut menjadi lebih ringan dan pencernaan lancar. Rutinitas itu terus dijalani hingga sekarang. Ternyata, penyakit maag tidak pernah lagi datang menyerang.

Menurut Walujo, wajar bila VCO bisa mengatasi gastritis. Minyak dara memberikan energi cepat saat dikonsumsi. Makanya jaringan tubuh dalam kondisi tidak merasa lapar. “Karena tidak merasa lapar, otak pun tidak akan mengeluarkan perintah sekresi asam lambung. Secara bertahap gejala gastritis akan berkurang,” kata guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Sementara pada kasus tukak lambung akibat infeksi H. pylori, peran VCO tidak langsung. Di sini yang bekerja ialah asam laurat yang terkandung dalam minyak dara. Asam lemak jenuh rantai sedang itu mampu menembus dinding sel bakteri bergram positif - H. pylori termasuk salah satunya - yang terdiri dari lipid. Karena dinding sel jebol, maka antibodi tubuh mudah masuk untuk menghancurkan bakteri dari dalam. Namun, ada juga pendapat kalau asam laurat sendiri membunuh bakteri itu.

Itu sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Byron W Petschow dari Indiana, Amerika Serikat, bekerjasama dengan perusahaan obat Bristol-Myers Squibb. Riset itu melibatkan pasien penderita gangguan lambung akibat infeksi H. pylori dan spesies helicobacter lainnya. Pada akhir penelitian itu dihasilkan rekomendasi asupan minyak dara yang efektif menghambat perkembangan bakteri penyebab tukak lambung.

Dosis yang direkomendasikan 0,001 - 4,300 g monogliserida per kg bobot  badan per hari; 0,002 - 3,400 g monogliserida per kg bobot badan per hari; dan 0,003 - 2,500 g monogliserida per kg bobot badan per hari. Monogliserida yang dimaksud bersifat jenuh dan mengandung rantai karbon antara C8 - C14. Dosis erakhir yang paling disarankan.

Penelitian lain yang dilakukan secara in-vitro memperkuat peran minyak kelapa murni dalam menuntaskan penyakit maag akibat infeksi bakteri. Hasil penelitian itu menunjukkan, tidak ada perubahan jumlah sel bakteri dalam kontrol - tanpa perlakuan apa pun - selama masa 1 jam inkubasi. Sementara pada sampel yang diberi asupan monokaprin (C10), monolaurin (C12), dan asam laurat (C12) terjadi penurunan 10.0000 kali lipat dalam waktu sama.

Riset-riset tentang keampuhan VCO itu jelas sebuah harapan untuk para penderita gangguan lambung. Kunci lain menerapkan pola makan dan tidur teratur, menghindari stres, dan melakukan olahraga. Broto menganjurkan penderita untuk mengkonsumsi makanan kaya gelatin seperti padi garut. Gelatin efektif menutup radang pada lambung.

Pasien perlu berpantang makanan pedas, asam, dan minyak-minyakan yang sulit dicerna. Serta makanan mengandung gas. Dengan melakukan rangkaian terapi itu Indrawati kini terbebas dari derita maag. Sumber: Trubus 2005





www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim

Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: Obat Penyakit Maag, Cara Mengobati Penyakit Maag, Obat Alami Untuk Penyakit Maag, Manfaat VCO Untuk Mengobati Dan Mengatsi Penyakit Maag

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Kista

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Kista - Kenangan pahit di bulan Ramadhan 2004 tak akan terhapus dari ingatan Suprobowati Suratman. Ia baru saja hendak menyuapkan nasi ke mulut ketika tiba-tiba perut di sekitar pinggang sakit luar biasa. Gangguan itu diikuti muntah-muntah sehingga ia menghentikan makan sahur. Frekuensi gangguan itu semakin meningkat, sepekan beberapa kali terjadi. Kadang disertai dada berdebar-debar.
   
Klimaks keluhan itu terjadi pada penghujung 2004. Di malam pekat itu Suprobowati kembali merasakan sakit perut hebat disertai pendarahan. Ketika orangorang dibuai mimpi dalam nyenyak tidur, Joko Sulistyo, sang suami, membawa Suprobowati ke Rumah Sakit Salak Kotamadya Bogor. Tiga dokter spesialis—kandungan, penyakit dalam, dan bedah—memeriksa kesehatan perempuan 46 tahun itu dengan saksama.

Hasil pemeriksaan dokter sungguh mengejutkan keluarga Joko Sulistyo: Suprobowati mengidap kanker kista stadium 4. Bahkan terjadi pelekatan kista ke usus dan gangguan sistem pencernaan. CA 125, sel asal kanker, mencapai 153. Padahal normalnya maksimal 35. Mendengar kabar itu air mata menggenangi pelupuk mata perempuan kelahiran Semarang 19 November 1959. “Saya merasa esok adalah hari terakhir bagi saya,” katanya.

Itu yang menyebabkan ia ingin selalu dekat dengan ke-3 anak dan suami terkasih. Andai maut menjemput, mereka ada di sampingnya. Dua puluh hari ia lalui di rumah sakit itu. Sayang, tak ada kemajuan berarti yang dicapai. Oleh karena itu ia dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Membaca rekam medis dari RS Salak, tim dokter RSCM memutuskan untuk mengoperasi. Joko Sulistyo telah meneken borang atau formulir persetujuan operasi.

Dua hari setelah dirawat, Suprobowati dibawa ke kamar operasi. Ia melihat beberapa dokter yang telah siap mengoperasi dirinya. Mereka mengenakan pakaian khusus dilengkapi dengan masker. Pisau bedah tak luput dari pandangannya. Tekanan psikologis mahaberat ia rasakan saat itu. “Saya takut operasi,” katanya. Ketakutan itu meyebabkan Suprobowati pingsan. Operasi hari itu pun urung. Joko membawa istrinya pulang ke rumah di Ciomas, Kotamadya Bogor.

Membesar
Kista merupakan rongga tertutup berisi cairan encer, kental, atau setengah padat yang dilapisi epitel. Sebetulnya kista kelainan yang dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh, terutama di organ reproduksi seperti indung telur, leher rahim, dan rahim. Menurut dr Sidi Aritjahja herbalis di Yogyakarta, kista adalah tumor kelenjar sehingga namanya tergantung letak kelenjar. Misalnya bila ada di ovarium disebut kista ovarium; di ketiak, kista axial; di payudara, kista mame.

Dr Tagor Sidabutar, SpOG dari Rumah Sakit PGI Cikini, menuturkan kista di kandungan berasal dari indung telur. Kista ovarium membahayakan karena menyerang dan mendesak sel telur. Pada kasus Suprobowati tempat kista adalah indung telur. Kista menekan indung telur sehingga nyeri. Lalu timbul perlengketan dan pergesekan di usus dan menimbulkan nyeri. ”Bila kista mendesak ke usus mengakibatkan sulit buang air besar. Mendesak ke kantong kemih mengakibatkan sulit buang air,” ujar Sidabutar.

Berdasar tingkat keganasan, kista dibedakan menjadi 2 jenis, nonneoplasia dan neoplasia. Nonneoplasia kista yang tak tumbuh terus-menerus, sifatnya jinak, biasanya kempes sendiri dalam 2—3bulan. Dengan pemberian antibiotik, nonneoplasia bisa sembuh. Contoh, sel sperma yang hanya membuahi inti sel telur, sedangkan sitoplasma atau cangkang telur yang ditinggalkan membentuk kista. Kista neoplasia adalah kista yang tumbuh terusmenerus. Bisa jinak atau ganas. Ada kista yang nyeri saat haid disebut kista endometriosis.

Sampai kini penyebab kista belum diketahui. ”Menurut penelitian, dugaan sementara karena faktor genetik. Bila orangtuanya ada kista atau tumor, kemungkinan ia terserang kista,” kata alumnus University of Paris. Makanan yang banyak mengandung hormon dan kolestero—makanan cepat saji kaya hormon estrogen—memicu kista endometriosis. Itulah kebiasaan Suprobowati ketika menemani sang suami yang menempuh studi master dan doktoral di Jepang. Hampir setiap hari ia mengkonsumsi makanan cepat saji yang dianggapnya praktis.

Begitu pula kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung radikal bebas. Dampaknya menurunkan antioksidan dalam tubuh sehingga imunitas berkurang. Sidi Aritjahya menyarankan penderita kista untuk menghindari makanan yang dibakar dan diberi alas logam. Semua makanan itu mengandung zat karsinogen alias pemicu kanker. Makanan yang diragikan atau jamur sebaiknya dipantang karena merangsang neufas polarisasi atau pembuluh darah.

Selain itu pola hidup juga memicu kista. Contoh merokok yang menyebabkan perubahan genetik dalam sel. Menurut dr Sidi Aritjahya, kista terjadi karena sumbatan dan peradangan. Akibat sumbatan kolesterol pada saluran tertentu, sel-sel tumor tumbuh di tempat itu. Jika karena peradangan pada sel kelenjar terjadi sekresi berlebih. Sayangnya, gejala tidak tampak pada fi sik seseorang. Oleh karena itu kista kerap ditemukan secara kebetulan lewat pemeriksaan ultrasonografi .

Prevalensi di Indonesia termasuk besar. Rumah Sakit Happyland Medical Center di Yogyakarta sejak 1994 - 2004 menerima 20.000 pasien, 7.000 di antaranya (30%) pasien tumor dan kanker. Mekanisme pengobatan kista yang selama ini dilakukan dengan membangkitkan antitumor agar lebih dominan. ”Jadi harus dilihat dulu sel asal kankernya. Misalnya jenis adeno berarti sel kanker berasal dari kelenjar, maka harus dicarikan antitumor untuk jenis kelenjar,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

Luka ginjal
Karena tak memungkinkan untuk operasi, Suprobowati memilih pengobatan herbal sebagai jalan penyembuhan. Sarjana Biologi alumnus Universitas Jenderal Soedirman itu dirawat di sebuah klinik herbal. Sayang, kesembuhan yang diharapkan seperti menjauh. Biaya yang relatif mahal, mencapai Rp10- juta, juga menjadi bahan pertimbangan sehingga Ati - demikian sapaannya - menghentikan pengobatan di sana.

Harapan sembuh kembali disemaikan. Kali ini ia memadukan pengobatan herbal, fi sioterapi, dan akupunktur. Atas saran kerabat, ia juga mengkonsumsi ramuan asal Cina berupa serbuk. Bahan dan kandungan ramuan yang dibeli bebas di sebuah toko di Bekasi, Jawa Barat, itu tak diketahui. Ia hanya patuh memenuhi saran kerabat agar cepat sembuh. Namun, setelah rutin mengkonsumsinya bukan kesembuhan yang digapai, justru petaka yang didapat.

Ginjalnya luka lantaran terjadi endapan di organ itu. Kencing tampak kemerahan. Itu akibat ia tak memenuhi saran herbalis agar konsumsi ramuan cina disertai minum 2 liter per hari. Sedangkan ia cuma sanggup menghabiskan 4—5 gelas. Dampak buruk lain, rambut rontok. Hanya disisir dengan jari, puluhan rambut terlepas dari kepala. Kulitnya tampak menghitam dan kusam.

Ia menghabiskan waktu di atas pembaringan. Sebab, ketika kaki menapak untuk berjalan, sakitnya sampai ke ubun-ubun. Perutnya juga terasa nyeri. Jika hendak ke kamar mandi, misalnya, suaminya yang menggendong. Suprobowati menanggung penderitaan mahaberat sehingga kerap putus asa. “Sudahlah saya tak perlu dibawa ke mana-mana lagi. Biarkan saja meninggal di rumah,” katanya suatu hari.

Normal
Harapan sembuh kembali muncul ketika Joko Sulistyo teringat banyak penderita penyakit maut yang sembuh setelah mengkonsumsi virgin coconut oil (VCO). Selain sebagai peneliti LIPI, alumnus University of Tsukuba Jepang itu juga memproduksi VCO. Puluhan pelanggannya merasakan faedah minyak kelapa murni bikinannya. Joko segera menganjurkan Suprobowati untuk minum VCO.

Sejak Februari 2005, Suprobowati hanya mengkonsumsi minyak perawan itu. Obat-obatan dari dokter dihentikan konsumsinya. Dosis 2 sendok makan sekali minum sebelum makan. Frekuensinya 3 kali sehari. Sebulan kemudian bobot tubuhnya yang semula 40 kg, naik menjadi 42 kg. Pada awal Oktober 2005, ia ke laboratorium untuk mengecek kesehatannya.

Hasilnya, CA 125 alias sel asal kanker turun dari 153 menjadi 23,9 alias normal. Dua bulan berselang pada 1 Desember 2005 ukuran kista yang semula 12 cm x 10 cm x 8 cm tampak mengecil, menjadi 9 cm x 7 cm x 6 cm. Pengecilan ukuran itu tampak secara kasat mata. Perutnya yang semula membuncit seperti hamil 7 bulan, sekarang mengempes. Hingga sekarang Suprobowati terus melanjutkan konsumsi VCO.

Dengan normalnya CA 125 dan mengecilnya kista, Suprobowati kini dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala. Ketika ditemui Trubus untuk wawancara, ia tampak bugar. Menurut dr Sidi Aritjahya peran VCO terhadap mengecilnya kista dan menormalkan CA 125 secara tidak langsung. “VCO baiknya hanya untuk suplemen karena membantu menambah asam laurat ke dalam tubuh sehingga meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang baik antibodi jadi makin baik,” kata Ari—sapaannya.

Pendapat serupa dikemukakan oleh Dr Muhammad Ahkam Subroto, peneliti VCO dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi LIPI. Doktor Bioteknologi alumnus University of New South Wales itu mengatakan, enzim yang dikandung VCO membantu sistem pencernaan. Dampaknya produksi hormonal lebih baik sehingga kekebalan tubuh meningkat dan membantu proses penyembuhan.

Dengan demikian pertumbuhan sel kanker dapat dihambat. Ahkam menuturkan, hasil riset VCO terbukti tak mempunyai LD (lethal dosage) 50 yang bersifat racun atau sitotoksik. Artinya, VCO tak mungkin membunuh sel kanker, hanya meningkatkan kekebalan tubuh. Peran meningkatkan kekebalan tubuh diemban dengan baik oleh MCT alias Medium Chain Triglyceride dalam VCO. Yang termasuk di dalamnya adalah asam kaproat, kaprilat, kaprat, dan laurat.

Riset Wan & Grimble menunjukkan, VCO meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh sekaligus untuk memusnahkan racun. Monolaurin dalam VCO juga mampu mengatasi racun dalam bentuk asam glutamat. Minyak kelapa murni tak hanya mengatasi sel kanker, tetapi juga ampuh mencegahnya. Menurut riset Lim-Sybianco pada 1987, konsumsi VCO berefek antikarsinogenik. Medium Chain Fatty Acid (MCFA) dalam VCO membantu tubuh mengenyahkan mikroorganisme patogen.

Tugas itu semula diemban oleh sel darah putih. Dengan pengambilalihan tugas itu, sel darah putih lebih terfokus pada tugas baru: mengatasi sel kanker. Itu diperkuat dengan uji praklinis yang ditempuh Dr Robert L Wick Remasinghe, kepala Divisi Serologi di Sri Lanka. VCO menghambat induksi sel kanker. Sumber: Trubus 2005


www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim

Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: Obat Penyakit Kista, Obat Penyakit Kista Yang Ampuh Dan Alami, Cara Mengobati Penyakit Kista, Obat Kanker Kista, Obat Herbal Kanker Kista, Mengobati Kanker Kista Secara Alami Dan Paling Ampuh.

Related Posts:

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Stroke

Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Stroke- Tahukah Anda tentang penyakit strok..? Yah, suatu penyakit yang sangat berbahaya sekali. Sebagian kita mungkin sudah banyak yang tau, mungkin juga sudah banyak menyaksikan orang yang pernah terserang penyakit stroke. Karena memang penyakit jenis ini selalu menjadi momok bagi banyak orang. Berikut ini mari kita lihat uraian tentang pengobatan penyakit stroke.

Penyakit itu datang di tengah-tengah kebahagiaan Johny Timbul Panggabean. Pada saat itu akhir pekan di Januari 2005, dia dengan kelima anak serta ketiga cucu sedang berkumpul di daerah Cimacan, Kabupaten Bogor, yang berhawa sejuk.

Pada saat akan tidur, tiba-tiba dia sulit berbicara. Lidahnya terasa kelu. Rahang bawah bergeser ke kiri mengakibatkan wajahnya tidak lagi simetris. Melihat gejala seperti itu, istrinya dan anaknya segera membawa laki-laki 61 tahun itu ke Rumah Sakit St Carolus, Jakarta Pusat. Darihasil pemeriksaan dokter, Johny divonis terserang penyakit stroke. Hal itu karena tekanan darah laki-laki kelahiran 1945 itu mencapai 230/120 mmHg. Padahal, menurut World Health Organization (WHO) badan kesehatan PBB, tekanan darah yang normal kurang dari 130/85 mmHg. Akhirnya, ia harus dirawat di rumah sakit selama seminggu. Selain itu, ia juga rajin mengkonsumsi kapsul penurun tekanan darah tinggi setiap hari. Seminggu kemudian kondisinya kembali membaik.

Tiga bulan berselang setelah peristiwa itu, lagi-lagi serangan penyakit stroke kembali menyerang Johny. Ketika itu, ia sedang berada di kamar mandi. Tiba-tiba kedua kakinya kehilangan rasa sehingga tak dapat digerakkan. Ia pun terjatuh. Sekuat tenaga ia mencoba berteriak. Tapi lidahnya juga tiba-tiba menjadi kelu dan tak sanggup bersuara. Lelaki asal Sumatera Utara itu kembali terkapar.

Melihat ayahnya yang tak juga keluar dari kamar mandi, salah seorang anaknya mencoba mendobrak pintu kamar mandi. Mereka mendapati sang ayah sudah terkapar di dalam kamar mandi. Sadar kalau ayahnya terserang stroke, ia segera menusuk bagian seluruh jari tangan dan bagian belakang telinga Johny dengan jarum. “Tujuannya untuk mengurangi tekanan darah,” katanya. Tetapi saat itu ia tidak dibawa ke rumah sakit. “Saya tidak ada dana,” ujarnya. Laki-laki kelahiran 8 Agustus 1945 itu hanya terbaring di tempat tidur. Tiga minggu beristirahat, kondisinya kembali membaik.

Mengkonsumsi Minyak VCO
Baru sebulan pulih, stroke kembali menyerang Johny. Pada saat bangun tidur, lagi-lagi mulutnya menjadi kelu. Serangan stroke yang ketiga itu karena ia tergiur memakan gulai kepala ikan kakap favoritnya. Ia masih beruntung karena obat pereda tekanan darah tinggi sisa pengobatan sebelumnya masih ada. Ia pun kembali rajin mengkonsumsi obat penurun tekanan darah tinggi sebutir dalam sehari. Dua hari kemudian, Johny kembali dapat berbicara. “Tapi bicara saya menjadi lambat,” ujar alumni Sekolah Tinggi Theologi Inalta, Jakarta itu. Disamping itu, rambutnya menjadi berwarna putih dan rontok. Merasa lelah menderita stroke yang selalu kambuh, Johny kemudian mencari pengobatan alternatif. Menantunya yang bernama Tampubolon yang mendengar keinginan Johny, kemudiaa memberikan sebotol virgin coconut oil (VCO) ataua biasa juga disebut minyak kelapa murni berupa kapsul. Mulai saat itu, ia rajinn mengkonsumsi VCO 3 kali sehari masing-masing 3 kapsul.

Pada awalnya, Johny meragukan khasiat minyak VCO tersebut. Tapi, setelah mendengar bahwa merek VCO yang dia konsumsi sudah menembus pasar ekspor, keraguannya terkikis. “Kalau sampai diekspor ke Jerman, berarti khasiatnya baik,” ujarrnya. Seminggu kemudian Johny mulai merasakan khasiat dari minyak VCO. “Tubuh saya terasa lebih fit,” katanya. Sayang, sebotol VCO itu hanya cukup dikonsumsi selama 2 pekan. “Karena harganya cukup mahal, saya terpaksa berhenti mengkonsumsi,” kata kakek 3 cucu itu.

Tiga bulan berhenti mengkonsumsi VCO ditambah dengan gaya hidup yang kurang sehat, pada medio Maret 2006, stroke kembali menyerang Johny. Pukul 02.00 dinihari, saat sebagaian orang asyik bermimpi, suara ‘bruk’ mengejutkan sang istri. Ia terkejut mendapati suaminya jatuh dari pembaringan. Laki-laki 61 tahun itu tak sadarkan diri meski beberapa kali dibangunkan.

Istri dan kelima anaknya berkumpul di kamar Johny. Kecemasan terlihat di wajah mereka. Dua jam kemudian, Johny terbangun, tetapi lidahnya menjadi kelu. Sang istri langsung teringat dengan VCO. Oleh sebab itu, ia segera menghubungi menantunya. Johny pun kembali rutin mengkonsumsinya. Dua minggu kemudian, kondisi Johny mulai membaik. Saat diperiksa pada pekan ketiga April 2006, tekanan darahnya berada diposisi 140/90, lebih rendah dibanding sebelumnya. Selain itu, rambut yang tadinya rontok, perlahan mulai tumbuh. “Badan saya pun kembali segar,” katanya.

Dua penyebab
Menurut Dr Ernawati Sinaga MS Apt, direktur Pusat Penelitian Tumbuhan Obat Universitas Nasional, Jakarta, stroke adalah penyebab kematian nomor satu di Amerika Serikat. Stroke terjadi karena sel-sel otak mengalami kerusakan diakibatkan tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup.

Dilihat dari penyebabnya, ada dua jenis stroke: Ischemic Stroke dan Haemorrhagic Stroke. Ischemic Stroke disebabkan Arteriosklerosis alias penyumbatan pada dinding pembuluh darah karena timbunan lemak. Sedangkan Haemorrhagic Stroke akibat pecahnya pembuluh darah di otak sehingga terjadi pendarahan.

Pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah terlalu tinggi. Hampir 70% penderita stroke jenis itu diakibatkan hipertensi. Menurut dr H Hardhi Pranata SpS MARS, dokter pribadi presiden, sebagian stroke di Indonesia adalah Haemorrhagic. “Pembuluh darah orang-orang Indonesia rapuh karena kebiasaan mengkonsumsi bahan pangan gurih,” kata master Administrasi Rumah sakit alumnus Universitas Indonesia tersebut. Tapi yang tidak menderita hipertensi pun bisa terserang Hemorrhagic Stroke. Tekanan darah yang tiba-tiba melonjak karena pengaruh makanan atau emosi bisa memicu pembuluh darah pecah.

Menurut Hartono, pengobat tradisional di kawasan niaga Roxy, Jakarta Pusat, VCO mampu mengatasi stroke dengan mengurangi faktor risiko penyebab stroke yaitu arteriosklerosis dan hipertensi. Minyak perasan Cocos nucifera itu mampu meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) yang berfungsi mengangkut lemak dan kolesterol dari organ - termasuk pembuluh darah - ke hati untuk dicerna.

Keampuhan minyak VCO mengatasi penyakit stroke mencuri perhatian dr Satya Hanura SpS, dari Rumah Sakit Jakarta. Ia mencoba memberikan tambahan VCO bagi pasien-pasien stroke. Obat-obatan medis antistroke tetap diberikan. “VCO sifatnya komplementer,” ujar dokter spesialis saraf alumnus Universitas Indonesia itu. Dalam 2 - 3 bulan kadar low density lipoprotein (LDL) pasien turun signifi kan menjadi rata-rata 110 mg/dl, yang sebelumnya 200 mg/dl. “Dengan penurunan kadar LDL darah, sangat mengurangi kekambuhan stroke, ” ujarnya

Menurut Hanura, VCO sebagai sumber energi. Wajar saja, pasien stroke biasanya mengalami gangguan menelan dan sulit makan akibat larangan konsumsi garam, makanan pedas, dan lemak. “Nafsu makannya menurun. VCO memberi kebutuhan energi pada tubuh,” katanya. Johny Timbul Panggabean sudah merasakan khasiat VCO. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan impian selalu bugar, ia pun rajin mengkonsumsi VCO. Sumber: Trubus 2006
www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim


Alamat: Jl. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: Cara Mengobati Penyakit stroke, Obat Penyakit Stroke,  Obat Penyakit Stroke Yang Alami, Menagatsi Penyakit Stroke, Obat Penyakit Stroke Yang Ampuh Dan Alami, Manfaat VCO, Khasiat VCO, Khasiat Dan Manfaat Virgin Ccoconut Oil

Related Posts:

Manfaat VCO Untuk Mengobati Penyakit Liver

Manfaat VCO Untuk Mengobati Penyakit Liver
Manfaat Dan Khasiat VCO Untuk Mengobati Penyakit Liver - Tahukah Anda tentang penyakit liver? sebagian kita mungkin sudah tau tentang penyakit liver yang sangat berbahaya ini, tapi mungkin juga sebagian kita juga ada yang belum tau atau mengenal penyakit ini. Dapat di maklumi karena mungkin kesibukan kita masing-masing dalam melaksankan aktifitas sehari-hari sehingga tidak terlalu update informasi terkini. Penyakit Liver atau sering juga disebut penyakit hati ini adalah suatu penyakit yang menyerang bagian organ dalam tubuh manusia yaitu hati. Hati merupakan organ tubuh yang sangat penting bagi manusia. jika bagian organ yang mempunyai fungsi sangat penting ini sudah terserang atau terjengkiti penyakit, maka fungsinya yang sangat vital sebagai penyaring darah akan menjadi terganggu dan tidak berfungsi secara maksimal sehingga metabolisme tubuh tidak akan terkendali.

Bila penyakit hati yang sangat berbahaya ini sudah mencapai ke dalam tahap yang sangat serius maka akan berakibat terjadinya pendarahan bila hati kita sudah tidak berfungsi lagi. Kemudian sel darah merah secara otomatis akan semakin berkurang yang diakibatkan fungsi hati yang sudah tidak lancar lagi.

Penting diketahui bahwa penyakit liver disebabkan oleh virus hepatitis. Virus hepatitis yaitu virus yang memiliki selubung lemak di bagian luarnya sehingga sulit ditembus oleh obat. Disinilah fungsi struktur asam lemak jenuh rantai sedang dalam minyak VCO mempunyai struktur yang mirip selubung lemak virus hepatitis, sehingga minyak VCO dapat menembus masuk dan membunuh virus hepatitis. Selain dari pada itu VCO juga bekerja mencegah kerusakan sel hati akibat radikal bebas yang disebabkan oleh virus, obat atau alkohol karena minyak VCO memiliki efek sebagai antioksidan.

Sekarang kita telah mengetahui tentang penyakit liver yang sangat berbahaya tersebut. Sebelum penyakit liver yang anda derita semakin parah maka ada baiknya anda melakukan upaya yang serius untuk mengobatinya. agar anda atau keluarga anda yang terserang penyakit liver tersebut dapat merasakan manfaat dari obat herbal yang alami dan sangat ampuh. Oleh karena itu kami menawarkan minyak VCO sebagai terapi untuk mengobati penyakit liver sebagai alternatif pengobatan penyakit liver yang alami. Salam sehat.





www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Harga VCO:
Kemasan 120 ml  : Rp.35.000/Botol
Kemasan 1 Liter : Rp.110.000/Botol
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim


Alamat: JL. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Related Posts:

Obat Penyakit Kista Alami Dan Paling Ampuh

Obat Penyakit Kista - Sudah tahukah anda tentang penyakit kanker kista..? Mungkin telah banyak yang sudah tahu, akan tetapi mungkin juga ada yang belum pernah tau. Namun kami yakin dan percaya bahwa banyak diantara kita pernah mendengar yang namanya penyakit kista. Dibawah ini uraian seseorang yang mengidap penyakit kanker kista berhasil sembuh lantaran mengkonsumsi minyak VCO.

Peristiwa pahit di bulan Ramadhan 2004 tak akan hilang dari ingatan Suprobowati Suratman. Ia baru saja hendak menyuapkan nasi ke mulut ketika tiba-tiba perut di sekitar pinggang sakit luar biasa. Gangguan itu diikuti muntah-muntah sehingga ia menghentikan makan sahur. Frekuensi gangguan itu semakin meningkat, sepekan beberapa kali terjadi. Kadang disertai dada berdebar-debar.

Klimaks keluhan itu terjadi pada penghujung 2004. Di malam pekat itu Suprobowati kembali merasakan sakit perut hebat disertai pendarahan. Ketika orangorang dibuai mimpi dalam nyenyak tidur, Joko Sulistyo, sang suami, membawa Suprobowati ke Rumah Sakit Salak Kotamadya Bogor. Tiga dokter spesialis—kandungan, penyakit dalam, dan bedah—memeriksa kesehatan perempuan 46 tahun itu dengan saksama.

Hasil pemeriksaan dokter sungguh mengejutkan keluarga Joko Sulistyo: Suprobowati mengidap kanker kista stadium 4. Bahkan terjadi pelekatan kista ke usus dan gangguan sistem pencernaan. CA 125, sel asal kanker, mencapai 153. Padahal normalnya maksimal 35. Mendengar kabar itu air mata menggenangi pelupuk mata perempuan kelahiran Semarang 19 November 1959. “Saya merasa esok adalah hari terakhir bagi saya,” katanya.

Itu yang menyebabkan ia ingin selalu dekat dengan ke-3 anak dan suami terkasih. Andai maut menjemput, mereka ada di sampingnya. Dua puluh hari ia lalui di rumah sakit itu. Sayang, tak ada kemajuan berarti yang dicapai. Oleh karena itu ia dipindahkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Membaca rekam medis dari RS Salak, tim dokter RSCM memutuskan untuk mengoperasi. Joko Sulistyo telah meneken borang atau formulir persetujuan operasi.

Dua hari setelah dirawat, Suprobowati dibawa ke kamar operasi. Ia melihat beberapa dokter yang telah siap mengoperasi dirinya. Mereka mengenakan pakaian khusus dilengkapi dengan masker. Pisau bedah tak luput dari pandangannya. Tekanan psikologis mahaberat ia rasakan saat itu. “Saya takut operasi,” katanya. Ketakutan itu meyebabkan Suprobowati pingsan. Operasi hari itu pun urung. Joko membawa istrinya pulang ke rumah di Ciomas, Kotamadya Bogor.

Membesar

Kista merupakan rongga tertutup berisi cairan encer, kental, atau setengah padat yang dilapisi epitel. Sebetulnya kista kelainan yang dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh, terutama di organ reproduksi seperti indung telur, leher rahim, dan rahim. Menurut dr Sidi Aritjahja herbalis di Yogyakarta, kista adalah tumor kelenjar sehingga namanya tergantung letak kelenjar. Misalnya bila ada di ovarium disebut kista ovarium; di ketiak, kista axial; di payudara, kista mame.

Dr Tagor Sidabutar, SpOG dari Rumah Sakit PGI Cikini, menuturkan kista di kandungan berasal dari indung telur. Kista ovarium membahayakan karena menyerang dan mendesak sel telur. Pada kasus Suprobowati tempat kista adalah indung telur. Kista menekan indung telur sehingga nyeri. Lalu timbul perlengketan dan pergesekan di usus dan menimbulkan nyeri. ”Bila kista mendesak ke usus mengakibatkan sulit buang air besar. Mendesak ke kantong kemih mengakibatkan sulit buang air,” ujar Sidabutar.

Berdasar tingkat keganasan, kista dibedakan menjadi 2 jenis, nonneoplasia dan neoplasia. Nonneoplasia kista yang tak tumbuh terus-menerus, sifatnya jinak, biasanya kempes sendiri dalam 2—3bulan. Dengan pemberian antibiotik, nonneoplasia bisa sembuh. Contoh, sel sperma yang hanya membuahi inti sel telur, sedangkan sitoplasma atau cangkang telur yang ditinggalkan membentuk kista. Kista neoplasia adalah kista yang tumbuh terusmenerus. Bisa jinak atau ganas. Ada kista yang nyeri saat haid disebut kista endometriosis.

Sampai kini penyebab kista belum diketahui. ”Menurut penelitian, dugaan sementara karena faktor genetik. Bila orangtuanya ada kista atau tumor, kemungkinan ia terserang kista,” kata alumnus University of Paris. Makanan yang banyak mengandung hormon dan kolestero—makanan cepat saji kaya hormon estrogen—memicu kista endometriosis. Itulah kebiasaan Suprobowati ketika menemani sang suami yang menempuh studi master dan doktoral di Jepang. Hampir setiap hari ia mengkonsumsi makanan cepat saji yang dianggapnya praktis.

Begitu pula kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung radikal bebas. Dampaknya menurunkan antioksidan dalam tubuh sehingga imunitas berkurang. Sidi Aritjahya menyarankan penderita kista untuk menghindari makanan yang dibakar dan diberi alas logam. Semua makanan itu mengandung zat karsinogen alias pemicu kanker. Makanan yang diragikan atau jamur sebaiknya dipantang karena merangsang neufas polarisasi atau pembuluh darah.

Selain itu pola hidup juga memicu kista. Contoh merokok yang menyebabkan perubahan genetik dalam sel. Menurut dr Sidi Aritjahya, kista terjadi karena sumbatan dan peradangan. Akibat sumbatan kolesterol pada saluran tertentu, sel-sel tumor tumbuh di tempat itu. Jika karena peradangan pada sel kelenjar terjadi sekresi berlebih. Sayangnya, gejala tidak tampak pada fi sik seseorang. Oleh karena itu kista kerap ditemukan secara kebetulan lewat pemeriksaan ultrasonografi .

Prevalensi di Indonesia termasuk besar. Rumah Sakit Happyland Medical Center di Yogyakarta sejak 1994—2004 menerima 20.000 pasien, 7.000 di antaranya (30%) pasien tumor dan kanker. Mekanisme pengobatan kista yang selama ini dilakukan dengan membangkitkan antitumor agar lebih dominan. ”Jadi harus dilihat dulu sel asal kankernya. Misalnya jenis adeno berarti sel kanker berasal dari kelenjar, maka harus dicarikan antitumor untuk jenis kelenjar,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

Luka ginjal mengatasi kanker, mengobati kanker, mencegah kanker

Karena tak memungkinkan untuk operasi, Suprobowati memilih pengobatan herbal sebagai jalan penyembuhan. Sarjana Biologi alumnus Universitas Jenderal Soedirman itu dirawat di sebuah klinik herbal. Sayang, kesembuhan yang diharapkan seperti menjauh. Biaya yang relatif mahal, mencapai Rp10- juta, juga menjadi bahan pertimbangan sehingga Ati—demikian sapaannya—menghentikan pengobatan di sana.

Harapan sembuh kembali disemaikan. Kali ini ia memadukan pengobatan herbal, fi sioterapi, dan akupunktur. Atas saran kerabat, ia juga mengkonsumsi ramuan asal Cina berupa serbuk. Bahan dan kandungan ramuan yang dibeli bebas di sebuah toko di Bekasi, Jawa Barat, itu tak diketahui. Ia hanya patuh memenuhi saran kerabat agar cepat sembuh. Namun, setelah rutin mengkonsumsinya bukan kesembuhan yang digapai, justru petaka yang didapat.

Ginjalnya luka lantaran terjadi endapan di organ itu. Kencing tampak kemerahan. Itu akibat ia tak memenuhi saran herbalis agar konsumsi ramuan cina disertai minum 2 liter per hari. Sedangkan ia cuma sanggup menghabiskan 4—5 gelas. Dampak buruk lain, rambut rontok. Hanya disisir dengan jari, puluhan rambut terlepas dari kepala. Kulitnya tampak menghitam dan kusam.

Ia menghabiskan waktu di atas pembaringan. Sebab, ketika kaki menapak untuk berjalan, sakitnya sampai ke ubun-ubun. Perutnya juga terasa nyeri. Jika hendak ke kamar mandi, misalnya, suaminya yang menggendong. Suprobowati menanggung penderitaan mahaberat sehingga kerap putus asa. “Sudahlah saya tak perlu dibawa ke mana-mana lagi. Biarkan saja meninggal di rumah,” katanya suatu hari.

Normal

Harapan sembuh kembali muncul ketika Joko Sulistyo teringat banyak penderita penyakit maut yang sembuh setelah mengkonsumsi virgin coconut oil (VCO). Selain sebagai peneliti LIPI, alumnus University of Tsukuba Jepang itu juga memproduksi VCO. Puluhan pelanggannya merasakan faedah minyak kelapa murni bikinannya. Joko segera menganjurkan Suprobowati untuk minum VCO.

Sejak Februari 2005, Suprobowati hanya mengkonsumsi minyak perawan itu. Obat-obatan dari dokter dihentikan konsumsinya. Dosis 2 sendok makan sekali minum sebelum makan. Frekuensinya 3 kali sehari. Sebulan kemudian bobot tubuhnya yang semula 40 kg, naik menjadi 42 kg. Pada awal Oktober 2005, ia ke laboratorium untuk mengecek kesehatannya.

Hasilnya, CA 125 alias sel asal kanker turun dari 153 menjadi 23,9 alias normal. Dua bulan berselang pada 1 Desember 2005 ukuran kista yang semula 12 cm x 10 cm x 8 cm tampak mengecil, menjadi 9 cm x 7 cm x 6 cm. Pengecilan ukuran itu tampak secara kasat mata. Perutnya yang semula membuncit seperti hamil 7 bulan, sekarang mengempes. Hingga sekarang Suprobowati terus melanjutkan konsumsi VCO.

Dengan normalnya CA 125 dan mengecilnya kista, Suprobowati kini dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala. Ketika ditemui Trubus untuk wawancara, ia tampak bugar. Menurut dr Sidi Aritjahya peran VCO terhadap mengecilnya kista dan menormalkan CA 125 secara tidak langsung. “VCO baiknya hanya untuk suplemen karena membantu menambah asam laurat ke dalam tubuh sehingga meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan daya tahan tubuh yang baik antibodi jadi makin baik,” kata Ari—sapaannya.

Pendapat serupa dikemukakan oleh Dr Muhammad Ahkam Subroto, peneliti VCO dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi LIPI. Doktor Bioteknologi alumnus University of New South Wales itu mengatakan, enzim yang dikandung VCO membantu sistem pencernaan. Dampaknya produksi hormonal lebih baik sehingga kekebalan tubuh meningkat dan membantu proses penyembuhan.

Dengan demikian pertumbuhan sel kanker dapat dihambat. Ahkam menuturkan, hasil riset VCO terbukti tak mempunyai LD (lethal dosage) 50 yang bersifat racun atau sitotoksik. Artinya, VCO tak mungkin membunuh sel kanker, hanya meningkatkan kekebalan tubuh. Peran meningkatkan kekebalan tubuh diemban dengan baik oleh MCT alias Medium Chain Triglyceride dalam VCO. Yang termasuk di dalamnya adalah asam kaproat, kaprilat, kaprat, dan laurat.

Riset Wan & Grimble menunjukkan, VCO meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh sekaligus untuk memusnahkan racun. Monolaurin dalam VCO juga mampu mengatasi racun dalam bentuk asam glutamat. Minyak kelapa murni tak hanya mengatasi sel kanker, tetapi juga ampuh mencegahnya. Menurut riset Lim-Sybianco pada 1987, konsumsi VCO berefek antikarsinogenik. Medium Chain Fatty Acid (MCFA) dalam VCO membantu tubuh mengenyahkan mikroorganisme patogen.

Tugas itu semula diemban oleh sel darah putih. Dengan pengambilalihan tugas itu, sel darah putih lebih terfokus pada tugas baru: mengatasi sel kanker. Itu diperkuat dengan uji praklinis yang ditempuh Dr Robert L Wick Remasinghe, kepala Divisi Serologi di Sri Lanka. VCO menghambat induksi sel kanker. (Sardi Duryatmo/Peliput: Hanni Sofi a, Laksita Wijayanti, & Lastioro Anmi Tambunan). - Trubus 2005

Related Posts:

Obat Penyakit Stroke Paling Ampuh

Obat Penyakit Stroke Paling Ampuh - Tahukah Anda tentang penyakit strok..? Yah, suatu penyakit yang sangat berbahaya sekali. Sebagian kita mungkin sudah banyak yang tau, mungkin juga sudah banyak menyaksikan orang yang pernah terserang penyakit stroke. Karena memang penyakit jenis ini selalu menjadi momok bagi banyak orang. Berikut ini mari kita lihat uraian tentang pengobatan penyakit stroke.
Penyakit itu datang di tengah-tengah kebahagiaan Johny Timbul Panggabean. Pada saat itu akhir pekan di Januari 2005, dia dengan kelima anak serta ketiga cucu sedang berkumpul di daerah Cimacan, Kabupaten Bogor, yang berhawa sejuk.

Pada saat akan tidur, tiba-tiba dia sulit berbicara. Lidahnya terasa kelu. Rahang bawah bergeser ke kiri mengakibatkan wajahnya tidak lagi simetris. Melihat gejala seperti itu, istrinya dan anaknya segera membawa laki-laki 61 tahun itu ke Rumah Sakit St Carolus, Jakarta Pusat. Darihasil pemeriksaan dokter, Johny divonis terserang penyakit stroke. Hal itu karena tekanan darah laki-laki kelahiran 1945 itu mencapai 230/120 mmHg. Padahal, menurut World Health Organization (WHO) badan kesehatan PBB, tekanan darah yang normal kurang dari 130/85 mmHg. Akhirnya, ia harus dirawat di rumah sakit selama seminggu. Selain itu, ia juga rajin mengkonsumsi kapsul penurun tekanan darah tinggi setiap hari. Seminggu kemudian kondisinya kembali membaik.

Tiga bulan berselang setelah peristiwa itu, lagi-lagi serangan penyakit stroke kembali menyerang Johny. Ketika itu, ia sedang berada di kamar mandi. Tiba-tiba kedua kakinya kehilangan rasa sehingga tak dapat digerakkan. Ia pun terjatuh. Sekuat tenaga ia mencoba berteriak. Tapi lidahnya juga tiba-tiba menjadi kelu dan tak sanggup bersuara. Lelaki asal Sumatera Utara itu kembali terkapar.

Melihat ayahnya yang tak juga keluar dari kamar mandi, salah seorang anaknya mencoba mendobrak pintu kamar mandi. Mereka mendapati sang ayah sudah terkapar di dalam kamar mandi. Sadar kalau ayahnya terserang stroke, ia segera menusuk bagian seluruh jari tangan dan bagian belakang telinga Johny dengan jarum. “Tujuannya untuk mengurangi tekanan darah,” katanya. Tetapi saat itu ia tidak dibawa ke rumah sakit. “Saya tidak ada dana,” ujarnya. Laki-laki kelahiran 8 Agustus 1945 itu hanya terbaring di tempat tidur. Tiga minggu beristirahat, kondisinya kembali membaik.

Konsumsi VCO

Baru sebulan pulih, stroke kembali menyerang Johny. Pada saat bangun tidur, lagi-lagi mulutnya menjadi kelu. Serangan stroke yang ketiga itu karena ia tergiur memakan gulai kepala ikan kakap favoritnya. Ia masih beruntung karena obat pereda tekanan darah tinggi sisa pengobatan sebelumnya masih ada. Ia pun kembali rajin mengkonsumsi obat penurun tekanan darah tinggi sebutir dalam sehari. Dua hari kemudian, Johny kembali dapat berbicara. “Tapi bicara saya menjadi lambat,” ujar alumni Sekolah Tinggi Theologi Inalta, Jakarta itu. Disamping itu, rambutnya menjadi berwarna putih dan rontok. Merasa lelah menderita stroke yang selalu kambuh, Johny kemudian mencari pengobatan alternatif. Menantunya yang bernama Tampubolon yang mendengar keinginan Johny, kemudiaa memberikan sebotol virgin coconut oil (VCO) ataua biasa juga disebut minyak kelapa murni berupa kapsul. Mulai saat itu, ia rajinn mengkonsumsi VCO 3 kali sehari masing-masing 3 kapsul.

Pada awalnya, Johny meragukan khasiat minyak VCO tersebut. Tapi, setelah mendengar bahwa merek VCO yang dia konsumsi sudah menembus pasar ekspor, keraguannya terkikis. “Kalau sampai diekspor ke Jerman, berarti khasiatnya baik,” ujarrnya. Seminggu kemudian Johny mulai merasakan khasiat dari minyak VCO. “Tubuh saya terasa lebih fit,” katanya. Sayang, sebotol VCO itu hanya cukup dikonsumsi selama 2 pekan. “Karena harganya cukup mahal, saya terpaksa berhenti mengkonsumsi,” kata kakek 3 cucu itu.

Tiga bulan berhenti mengkonsumsi VCO ditambah dengan gaya hidup yang kurang sehat, pada medio Maret 2006, stroke kembali menyerang Johny. Pukul 02.00 dinihari, saat sebagaian orang asyik bermimpi, suara ‘bruk’ mengejutkan sang istri. Ia terkejut mendapati suaminya jatuh dari pembaringan. Laki-laki 61 tahun itu tak sadarkan diri meski beberapa kali dibangunkan.

Istri dan kelima anaknya berkumpul di kamar Johny. Kecemasan terlihat di wajah mereka. Dua jam kemudian, Johny terbangun, tetapi lidahnya menjadi kelu. Sang istri langsung teringat dengan VCO. Oleh sebab itu, ia segera menghubungi menantunya. Johny pun kembali rutin mengkonsumsinya. Dua minggu kemudian, kondisi Johny mulai membaik. Saat diperiksa pada pekan ketiga April 2006, tekanan darahnya berada diposisi 140/90, lebih rendah dibanding sebelumnya. Selain itu, rambut yang tadinya rontok, perlahan mulai tumbuh. “Badan saya pun kembali segar,” katanya.

Dua penyebab penyakit stroke

Menurut Dr Ernawati Sinaga MS Apt, direktur Pusat Penelitian Tumbuhan Obat Universitas Nasional, Jakarta, stroke adalah penyebab kematian nomor satu di Amerika Serikat. Stroke terjadi karena sel-sel otak mengalami kerusakan diakibatkan tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup.

Dilihat dari penyebabnya, ada dua jenis stroke: Ischemic Stroke dan Haemorrhagic Stroke. Ischemic Stroke disebabkan Arteriosklerosis alias penyumbatan pada dinding pembuluh darah karena timbunan lemak. Sedangkan Haemorrhagic Stroke akibat pecahnya pembuluh darah di otak sehingga terjadi pendarahan.

Pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah terlalu tinggi. Hampir 70% penderita stroke jenis itu diakibatkan hipertensi. Menurut dr H Hardhi Pranata SpS MARS, dokter pribadi presiden, sebagian stroke di Indonesia adalah Haemorrhagic. “Pembuluh darah orang-orang Indonesia rapuh karena kebiasaan mengkonsumsi bahan pangan gurih,” kata master Administrasi Rumah sakit alumnus Universitas Indonesia tersebut. Tapi yang tidak menderita hipertensi pun bisa terserang Hemorrhagic Stroke. Tekanan darah yang tiba-tiba melonjak karena pengaruh makanan atau emosi bisa memicu pembuluh darah pecah.

Menurut Hartono, pengobat tradisional di kawasan niaga Roxy, Jakarta Pusat, VCO mampu mengatasi stroke dengan mengurangi faktor risiko penyebab stroke yaitu arteriosklerosis dan hipertensi. Minyak perasan Cocos nucifera itu mampu meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) yang berfungsi mengangkut lemak dan kolesterol dari organ - termasuk pembuluh darah - ke hati untuk dicerna.

Keampuhan minyak VCO mengatasi penyakit stroke mencuri perhatian dr Satya Hanura SpS, dari Rumah Sakit Jakarta. Ia mencoba memberikan tambahan VCO bagi pasien-pasien stroke. Obat-obatan medis antistroke tetap diberikan. “VCO sifatnya komplementer,” ujar dokter spesialis saraf alumnus Universitas Indonesia itu. Dalam 2 - 3 bulan kadar low density lipoprotein (LDL) pasien turun signifi kan menjadi rata-rata 110 mg/dl, yang sebelumnya 200 mg/dl. “Dengan penurunan kadar LDL darah, sangat mengurangi kekambuhan stroke, ” ujarnya

Menurut Hanura, VCO sebagai sumber energi. Wajar saja, pasien stroke biasanya mengalami gangguan menelan dan sulit makan akibat larangan konsumsi garam, makanan pedas, dan lemak. “Nafsu makannya menurun. VCO memberi kebutuhan energi pada tubuh,” katanya. Johny Timbul Panggabean sudah merasakan khasiat VCO. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan impian selalu bugar, ia pun rajin mengkonsumsi VCO. (Sumber: Trubus 2006)

Related Posts:

Obat Kanker Payudara

Obat Kanker Payudara - Kita mungkin pernah atau bahkan sering mendengar tentang kanker payudara. Namun tahukah Anda tentang penyakit kanker payudara ? Banyak diantara kita mungkin sudah tau, tapi mungkin banyak juga yang belum tau tentang apa itu kanker payudara. Kanker payudara adalah suatu penyakit kanker yang menyerang pada bagian jaringan payudara. Kanker payudara terjadi disebabkan pertumbuhan sel di dalam jaringan payudara berkembang secara cepat, ganas dan tidak normal. Penyakit kanker payudara lebih banyak menyerang perempuan, namun perlu kita ketahui bahwa kanker payudara juga dapat menyerang laki-laki, tetapi resiko seorang laki-laki terserang penyakit kanker payudara relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan seorang perempuan.

Pada umumnya kanker payudara lebih sering dijumpai pada pasien dari keluarga yang mempunyai riwayat penderita kanker payudara. Faktor risiko yang lain yaitu gangguan hormonal baik esterogen maupun androgen yang mengakibatkan terlambat menopause, dan periode menstruasi yang lama. Esterogen adalah salah satu penyebab terjadinya kanker payudara. Disamping itu, perubahan gaya hidup modern bisa juga menyebabkan terjadinya kanker payudara pada usia muda. Mengetahui gejala penyakit kanker payudara sedini mungkin sangat penting, sebab semakin cepat penyakit kanker ini di identifikasi, maka akan semakin mudah juga untuk peroses penanganannya.

Gejala Penyakit Kanker Payudara

Gejala awal kanker payudara yaitu berupa sebuah benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, benjolan ini tidak menimbulkan nyeri dan biasanya mempunyai pinggiran yang tidak teratur.

Pada stadium awal, jika didorong dengan menggunakan jari tangan, benjolan dapat digerakkan dengan mudah di bawah lapisan kulit.

Pada stadium lanjut, biasanya benjolan melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya. Kanker payudara pada stadium lanjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok dibagian kulit payudara. Terkadang kulit diatas benjolan menjadi mengkerut dan terlihat seperti kulit jeruk.

Gejala kanker payudara lainnya yang mungkin bisa ditemukan pada bagian badan kita
  • Terjadi perubahan ukuran atau bentuk payudara 
  • Terjadi perubahan pada warna atau tekstur kulit payudara, puting susu maupun areola (daerah berwana coklat tua di sekeliling puting susu) 
  • Kulit di sekitar puting susu menjadi bersisik 
  • Nyeri pada payudara atau terjadi pembengkakan pada salah satu payudara 
  • Benjolan atau massa di wilayah ketiak 
  • Keluar cairan yang tidak normal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin bisa juga bernanah) 
  • Payudara menjadi tampak kemerahan 
  • Puting susu tertarik ke dalam atau terasa gatal
Setelah mengetahui gejala-gejala kanker payudara diatas lantas bagaimana penangannya dan apa obat dari kanker payudara yang alami. Kami sangat menganjurkan anda untuk mengkonsumsi VCO. Karena minyak VCO memiliki efek antibakteri yang bagus. Maka sel darah putih yang tersedia cukup untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa minyak VCO menghambat pertumbuhan sel kanker penyebab kanker kolon dan payudara. Selain itu VCO mempunyai sifat antioksidan yang mampu mencegah pembentukan radikal bebas pemicu tumbuhnya kanker dan VCO membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh sehingga membantu proses penyembuhan.

www.pusatminyakvco.com
Jual Minyak VCO
Jual Minyak Kelapa Murni
Jual VCO Murni
Jual Virgin Coconut Oil

Alamat: JL. Gunung Karang KM 2, Campuraksanta, Pagerbatu, Kec. Majasari, Kab. Pandeglang, Banten

Tags: Obat Kanker Payudara Alami, Obat Kanker Payudara Stadium 4, Obat Kanker Payudara Herbal, Obat Kanker Payudar Stadium 3, Obat Kanker Payudara stadium 2, Obat Kanker Payudara Paling Ampuh, Obat Kanker Stadium 4 

Related Posts: